Kupang Tengah, KupangTIMES.ID – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Jumat (11/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas pembelajaran sekaligus kondisi sarana dan prasarana yang menunjang proses pendidikan di sekolah yang mulai beroperasi sejak Juli 2026 tersebut.
Kedatangan Johni Asadoma disambut Wakil Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Gilbertus Fedensius Ngasu, bersama jajaran sekolah.
Dalam kunjungan itu, Johni meninjau proses belajar mengajar pada tiga jenjang pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Wagub NTT juga melihat berbagai fasilitas yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar sekaligus kehidupan siswa selama berada di lingkungan sekolah dan asrama.
Sejumlah fasilitas yang ditinjau antara lain ruang kelas, aula, perpustakaan, laboratorium komputer, lahan produksi, asrama, hingga kantin atau ruang makan.
“Dibangunnya Sekolah Rakyat ini merupakan tujuan pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia. Ini sudah sangat benar,” ujar Johni.
Johni Asadoma Tekankan Pendidikan Karakter
Di hadapan para siswa, Johni Asadoma menekankan bahwa kesempatan mendapatkan pendidikan di Sekolah Rakyat harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemandirian anak.
Johni meminta para siswa membangun kebiasaan positif sejak dini, termasuk menjaga hubungan baik dengan teman-teman di lingkungan sekolah maupun asrama.
Ia mengingatkan siswa agar menjunjung tinggi sikap saling menghormati, menyayangi dan menghargai satu sama lain.
“Tidak boleh berkata-kata kotor, memaki-maki teman, apalagi sampai memukul. Harus saling sayang, harus saling menghargai,” tegasnya.
Menurut Johni, kehidupan bersama selama menjalani pendidikan di sekolah dan asrama akan menjadi bagian penting dalam pembentukan kepribadian siswa.
Minta Siswa Hormati Guru dan Manfaatkan Fasilitas
Johni juga meminta seluruh siswa menghormati guru dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
Ia berharap pendidikan yang diperoleh di SRT 1 Kabupaten Kupang dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meraih cita-cita, sekaligus kelak memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
“Dengarkan dan harus menghormati guru. Terus belajar, supaya semakin berilmu dan bisa meraih cita-cita. Bersyukur kepada Tuhan, karena tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan bersekolah dan mendapatkan fasilitas belajar seperti ini,” katanya.
Selain guru, Johni mengingatkan siswa agar tidak melupakan jasa orang tua yang telah memberikan dukungan hingga mereka bisa memperoleh kesempatan bersekolah.
“Jangan sekolah di sini enak terus orang tua dilupakan. Keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari peran orang tua. Karena itu, anak-anak harus selalu menghormati, menyayangi dan membanggakan orang tua,” tegasnya.
Disiplin Jadi Kunci
Dalam kesempatan tersebut, Johni juga mengingatkan siswa untuk disiplin dan menaati seluruh aturan yang berlaku di lingkungan sekolah dan asrama.
Kedisiplinan tersebut mencakup kepatuhan terhadap jadwal sekolah, waktu belajar, istirahat, olahraga, serta berbagai kegiatan positif lainnya.
Ia meminta para siswa memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan pemerintah untuk mendukung proses pendidikan.
“Selamat belajar dengan semua fasilitas yang telah disediakan. Dulu zaman kami, tidak ada sekolah hebat begini. Maka dari itu, kalian harus bisa memanfaatkannya dengan baik untuk menjadi generasi hebat, cerdas, unggul dan berkualitas,” ungkap Johni.
Siswa Senang dengan Fasilitas Sekolah Rakyat
Sementara itu, Aryo Rivel Liu, siswa kelas 8 asal Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, mengaku senang mendapatkan kesempatan belajar di SRT 1 Kabupaten Kupang.
Menurut Aryo, fasilitas yang tersedia sangat membantu siswa dalam mengikuti proses pembelajaran maupun kegiatan lainnya.
“Kami di sini sangat senang karena mendapatkan guru-guru yang hebat dan pengasuh yang baik. Kami juga diberikan fasilitas belajar yang memadai dan itu semua sangat mendukung proses kegiatan belajar. Selain itu, banyak fasilitas lainnya untuk olahraga,” kata Aryo.
364 Siswa Belajar di SRT 1 Kabupaten Kupang
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang saat ini memiliki 364 siswa yang tersebar pada tiga jenjang pendidikan.
Rinciannya, sebanyak 24 siswa jenjang SD, 220 siswa SMP, dan 120 siswa SMA.
Dengan dukungan fasilitas pendidikan, asrama, tenaga pendidik dan pengasuh, SRT 1 Kabupaten Kupang diharapkan menjadi salah satu ruang pendidikan yang tidak hanya memberikan akses belajar, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin dan memiliki daya saing. (*/rnc)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
