Area Manager Program SIAP SIAGA NTT, Silvia Fanggidae, mengapresiasi proses penyusunan modul yang dinilai partisipatif karena melibatkan langsung para pengemudi transportasi online, termasuk pengemudi perempuan.
“Dengan kehadiran para pengemudi online, mereka bisa langsung memberikan masukan terhadap modul-modul ini. Jadi mereka bukan hanya menjadi pelaksana, tetapi juga ikut menyumbangkan gagasan,” ujarnya.
Menurut Silvia, keterlibatan langsung para pengemudi memastikan setiap prosedur dalam modul benar-benar aplikatif di lapangan sekaligus tetap sejalan dengan regulasi dan standar keselamatan.
Perkuat Kolaborasi Multi-Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Finalisasi modul TOP Ranger diharapkan menghasilkan dokumen pelatihan yang komprehensif, terstandar, dan siap diterapkan melalui bimbingan teknis maupun simulasi lapangan.
Selain itu, para peserta juga menyusun rencana tindak lanjut guna memastikan peningkatan kapasitas relawan berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui TOP Ranger, Pemerintah Kota Kupang memperkuat model kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan mitra pembangunan dalam menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks akibat perubahan iklim.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
