Kupang, KupangTIMES.ID – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menjadi dewan juri dalam Lomba Memasak Nasi Goreng antar Unit Pelayanan (UPP) yang digelar di GMIT Agape Kupang, Sabtu (18/7/2026), sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 GMIT Agape Kupang.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kreativitas dalam mengolah nasi goreng, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, kebersamaan, dan semangat pelayanan di antara jemaat.
Sebanyak sembilan Unit Pelayanan (UPP) menampilkan kreasi nasi goreng dengan cita rasa, penyajian, dan filosofi yang berbeda-beda, sehingga menghadirkan persaingan yang menarik sekaligus penuh keakraban.
Wakil Wali Kota Apresiasi Peran Gereja Bangun Kebersamaan
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang Paul Dima, Ketua Panitia Nelson Tali, serta dua dewan juri lainnya, Ronald Rao dan Noni Famdale dari Rumah Makan Kota Sari.
Dalam sambutannya, Serena menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh jemaat GMIT Agape Kupang yang telah melibatkan Pemerintah Kota Kupang dalam rangkaian perayaan HUT gereja.
“Saya mengucapkan terima kasih karena Pemerintah Kota Kupang diberi kesempatan menjadi bagian dari kegiatan ini. Saya sangat senang dapat menikmati hasil kreasi seluruh peserta. Semua sajian memiliki cita rasa yang enak dan penuh makna. Bahkan hari ini diet saya batal karena semua nasi goreng yang disajikan benar-benar menggugah selera,” ujarnya yang disambut tepuk tangan dan tawa para peserta.
Penilaian Berdasarkan Rasa, Kreativitas, hingga Kekompakan Tim
Serena menjelaskan, proses penjurian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting, mulai dari cita rasa, kreativitas, penyajian, kelengkapan menu, hingga kekompakan setiap tim.
Menurutnya, seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik sehingga dewan juri harus melakukan penilaian secara cermat untuk menentukan pemenang.
“Semua kelompok menampilkan masakan yang enak, penyajian yang menarik, dan mampu menjelaskan filosofi dari menu yang mereka sajikan. Namun dalam setiap perlombaan tentu harus ada yang menjadi juara. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan kesepakatan seluruh dewan juri,” katanya.
Ajak Jemaat jadi Mitra Pembangunan Kota Kupang
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga mengajak seluruh jemaat GMIT Agape Kupang untuk terus menjaga semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan serta berperan aktif sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Serena, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi salah satu modal penting dalam mewujudkan Kota Kupang yang harmonis, inklusif, dan sejahtera.
“Pemerintah Kota Kupang berharap jemaat GMIT Agape terus menjadi mitra dalam membangun kota ini. Mari kita menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama mewujudkan Kota Kupang sebagai rumah bersama yang maju, harmonis, dan sejahtera,” ungkapnya.
UPP Usinda Raih Juara Pertama
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, UPP Usinda berhasil keluar sebagai Juara I berkat cita rasa yang kuat, kreativitas, penyajian yang menarik, serta kemampuan mempresentasikan filosofi menu dengan baik.
Posisi Juara II diraih oleh UPP Kaum Wanita, sementara UPP Sekolah Minggu berhasil menempati Juara III.
Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang, Paul Dima, menyerahkan plakat penghargaan kepada Wakil Wali Kota Kupang dan seluruh dewan juri atas dukungan mereka dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Juara I menerima piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp1.000.000, Juara II memperoleh Rp750.000, sedangkan Juara III menerima Rp500.000.
Perkuat Nilai Pelayanan dan Kebersamaan
Perayaan HUT ke-57 GMIT Agape Kupang melalui lomba memasak ini menjadi lebih dari sekadar kompetisi kuliner. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai pelayanan, persaudaraan, kreativitas, dan kolaborasi antarjemaat.
Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan terus menjadi modal sosial bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Kupang yang semakin inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. (*/kt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
