Kupang, KupangTimes.ID – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua orang korban kapal mati mesin di Perairan Otan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat terombang-ambing di laut selama beberapa jam.
Operasi SAR dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kupang, Muhdar, S.Sos., yang bertindak sebagai On Scene Coordinator (OSC) di lapangan.
Kronologi Kapal Mati Mesin di Perairan Otan
Peristiwa bermula pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WITA. Dua korban diketahui berangkat memancing dari Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang menuju Perairan Otan menggunakan sebuah kapal kecil.
Namun pada Minggu, 24 Mei 2026 sekitar pukul 07.45 WITA, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan darurat dari salah satu korban bernama Adi. Ia melaporkan bahwa kapal yang mereka gunakan mengalami mati mesin sejak pukul 03.00 WITA di tengah perairan.
Korban kemudian meminta bantuan evakuasi kepada Basarnas Kupang untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Adapun identitas korban yakni:
- Adi (46), warga Oesapa Barat
- Melan (26), warga Noelbaki
Tim SAR Bergerak Gunakan KN SAR Antareja 233
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.05 WITA Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang bersama ABK KN SAR Antareja 233 langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
