Demi Keselamatan Warga, Pemkot Kupang Tertibkan Pohon dan Kabel Semrawut

bersihkan pohon
Petugas menebang pohon yang mengancam keselamatan warga di RT 19, Kelurahan Naikolan, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Rocky/KupangTimes.ID)
  • Bagikan

Maulafa, KupangTimes.ID – Kerja lintas sektor di lingkup Pemerintah Kota Kupang mulai menunjukkan hasil nyata. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung menata pohon-pohon berisiko di lingkungan warga RT 19, Kelurahan Naikolan, Sabtu (2/5/2026).

Langkah ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat terkait pohon besar yang menjulur ke badan jalan hingga menyentuh kabel listrik dan jaringan Wi-Fi, yang selama ini kerap memicu gangguan hingga membahayakan warga.

Baca Juga:
GBIS Bukit Zaitun Sikumana Bangun Gereja Baru, Sekda Kota Kupang Dorong Penguatan Iman Jemaat

Pantauan di lokasi, puluhan petugas gabungan dari tiga organisasi perangkat daerah (OPD) bersama pihak PLN melakukan penataan dengan memangkas dan menebang sejumlah pohon.

Tercatat, dua pohon di bahu jalan ditebang karena merusak konstruksi jalan, sementara satu pohon lainnya ditebang lantaran sering menyebabkan korsleting listrik dan menjulur hingga area sekolah.

Baca Juga:
PERDATIN NTT Lantik Pengurus Baru 2025–2028, Komitmen Perkuat Layanan Anestesi hingga Daerah Terpencil

Selain itu, petugas PLN juga melakukan penataan ulang kabel jaringan listrik ke rumah-rumah warga guna meminimalisir risiko gangguan di kemudian hari.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris DLHK Ahmad Likur, Kabid Kedaruratan BPBD Rico Umar, Kepala UPTD LPJU PUPR Elfisbert Ga Loni, anggota DPRD Kota Kupang Roy Riwu Kaho, serta pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat setempat.

Jawab Keluhan dari Reses

Ketua RT 19 Naikolan, Alfons Nano Ganggas, mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan Pemkot Kupang.

Ia menyebut, persoalan pohon yang mengganggu jaringan listrik telah terjadi selama tujuh tahun terakhir dan kerap menimbulkan korsleting hingga putusnya jaringan listrik.

“Ini memang kendala kami selama tujuh tahun terakhir. Pohon ini berisiko bagi anak sekolah karena dekat dengan aliran listrik, dan dahannya juga mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi kabel listrik yang mulai terkelupas dan semakin berbahaya saat musim hujan.

Karena itu, dirinya menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kupang dan anggota DPRD Roy Riwu Kaho yang telah memperjuangkan aspirasi warga melalui agenda reses.

Kerja Nyata Lintas Sektor

Anggota DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho, turut mengapresiasi sinergi lintas sektor yang ditunjukkan oleh OPD bersama PLN dalam merespons cepat keluhan masyarakat.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga keselamatan warga.

Ia menilai persoalan kabel semrawut dan pohon yang menjulur memang perlu mendapat perhatian serius.

“Mewakili warga Naikolan, saya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang beserta jajaran.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari upaya penataan kota dan perlindungan masyarakat,” pungkasnya. (kt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version