“Arah dan visi-misi Bapak Wali Kota sesungguhnya sejalan dengan kehendak gereja tentang sinodalitas atau berjalan bersama,” kata Romo Yonas.
Ia menegaskan, kekuatan gereja tidak semata-mata ditentukan oleh kemegahan bangunan fisik.
Lebih penting dari itu adalah persatuan umat dalam menjalankan panggilan untuk menghadirkan nilai-nilai kasih di tengah masyarakat.
“Gereja akan kuat kalau kita bersinode dan bersekutu, bukan hanya untuk kepentingan gereja, tetapi menjadi saksi Kristus di tengah dunia,” ujarnya.
Bantuan Rp100 Juta untuk Tahap Akhir Pembangunan
Bagi panitia pembangunan, bantuan Pemkot Kupang menjadi tambahan energi untuk menyelesaikan pembangunan Gereja YMY Liliba.
Zakarias Saka Muru mengatakan dana hibah sebesar Rp100 juta tersebut akan digunakan untuk mendukung pekerjaan tahap akhir pembangunan gereja.
Prioritas penggunaan dana antara lain untuk pemasangan plafon dan pengecatan bangunan gereja.
“Kedatangan ini merupakan kali kedua Bapak Wali Kota hadir langsung mendukung tempat kami. Bantuan Rp100 juta ini sangat berarti untuk menyelesaikan tahap akhir, khususnya pengerjaan plafon dan pengecatan,” ujar Zakarias.
Ia berharap pembangunan Gereja YMY Liliba dapat segera rampung sehingga bangunan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
