Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan ruang pendidikan untuk membangun kapasitas dan memperluas pengetahuan sebelum nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat.
“Saya hanya meminta dukungan dari adik-adik pemuda bahwa berjuanglah untuk mengambil ilmu sebanyak mungkin di ruang pendidikan, tapi ilmu itu tidak akan berarti jika tidak bisa diimplementasikan untuk orang lain,” pesannya.
Menurut Jeffry, partisipasi mahasiswa dalam kebijakan publik dapat diwujudkan melalui kajian, kritik konstruktif, diskusi, pengawasan maupun keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Sociospectacle 2026 jadi Ruang Nalar Kritis Mahasiswa
Sociospectacle 2026 digelar pada 21 Oktober 2026 dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen Program Studi Sosiologi FISIP Undana untuk membangun nalar kritis dalam merespons persoalan ekonomi, identitas dan moral.
Jeffry hadir sebagai narasumber bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang Roy Riwu Kaho, S.H., dan Sekretaris KPA Julius Tanggu Bore.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan II FISIP Undana Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si., serta Koordinator Program Studi Sosiologi Imanta Imanuel Perangin Angin, S.Sos., M.S.P.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
