Yeheskial A. Roen mengatakan Sociospectacle bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan dan gagasan kepada masyarakat.
Sementara Ketua Panitia, Didik Apriawan, menjelaskan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan ruang kepada generasi muda, khususnya mahasiswa dan dosen Program Studi Sosiologi FISIP Undana, dalam membangun perspektif kritis terhadap berbagai persoalan sosial.
Melalui diskusi publik bersama para narasumber, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan dan inspirasi untuk berpartisipasi aktif dalam proses kebijakan publik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Kupang.
Bagi pemerintah, keterlibatan generasi muda menjadi penting agar kebijakan publik tidak hanya lahir dari birokrasi, tetapi juga mendapat masukan dari masyarakat yang menjadi penerima manfaat pembangunan. (*/kt)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
