Festival Literasi Kota Kupang 2026 Libatkan 600 Peserta, Serena Francis Dorong Budaya Membaca Menuju Indonesia Emas 2045

wawali
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., secara resmi membuka Festival Literasi Kota Kupang Tahun 2026 di Taman Nostalgia, Selasa (27/10/2026). (Foto: Prokopim Kota Kupang)
  • Bagikan

Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital dan kemudahan akses informasi melalui media sosial, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan menggunakan teknologi. Mereka juga harus mampu memilah informasi, berpikir kritis, serta membangun karakter yang positif.

Ia menilai budaya literasi harus dibangun melalui keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga hingga komunitas masyarakat.

Baca Juga:
1.028 Mahasiswa IAKN Kupang Turun ke Desa Selama Dua Bulan, Rektor: Kampus Kini Hadir di Tengah Masyarakat

Kebiasaan membaca, lanjutnya, tidak boleh hanya menjadi aktivitas pembelajaran di sekolah, tetapi harus tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dari membaca, ada banyak hal positif yang bisa kita peroleh. Karena itu, budaya literasi harus tumbuh bukan hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan di ruang-ruang lain di tengah masyarakat,” ujarnya.

Serena juga mengajak anak-anak dan generasi muda Kota Kupang menjadikan membaca sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban sekolah.

Menurutnya, membaca merupakan salah satu cara untuk memperluas wawasan, menemukan gagasan baru, mengembangkan kreativitas, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Baca Juga:
Dulu Belajar Tiga Shift, Kini SD Inpres Naimata Berubah Total Berkat Revitalisasi Pendidikan

“Membaca adalah cara terbaik untuk mengenal dunia lebih luas, menemukan gagasan baru, dan mempersiapkan diri untuk masa depan,” ungkapnya.

Baca Juga:
Hasil TKA 2026 jadi Evaluasi Pendidikan NTT, Ini 10 SMP Terbaik di Kota Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version