Dulu Belajar Tiga Shift, Kini SD Inpres Naimata Berubah Total Berkat Revitalisasi Pendidikan

SDI Naimata-2
Para siswa bermain di depan gedung baru. (Foto: Rocky/KupangTIMES.ID)
  • Bagikan

Maulafa, KupangTIMES.ID – Program Revitalisasi Pendidikan yang dijalankan Pemerintah Pusat pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto membawa perubahan besar bagi kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu bukti nyata keberhasilan program tersebut terlihat di SD Inpres Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, yang kini mampu menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam satu shift berkat pembangunan gedung baru melalui APBN Tahun 2025.

Baca Juga:
Hardiknas 2026, Wagub NTT: Lomba Gerak Jalan Bangun Karakter dan Disiplin Generasi Muda

Perubahan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur pendidikan yang lebih memadai, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran bagi ratusan siswa.

Dalam kunjungan jurnalistik yang difasilitasi Kementerian Komunikasi dan Digital pada Selasa (21/7/2026), RakyatNTT.ID menyaksikan langsung transformasi sekolah yang kini melayani 539 siswa dengan sistem belajar yang lebih efektif dan nyaman.

Baca Juga:
Rayakan Hardiknas di Fatukoa, Wawali Serena Tekankan Pendidikan Inklusif dan Berbasis Budaya

Dari Tiga Shift Menjadi Satu Shift

Kepala SD Inpres Naimata, Martinus Klau, mengungkapkan bahwa sebelum memperoleh bantuan revitalisasi, keterbatasan ruang belajar memaksa sekolah menerapkan sistem pembelajaran hingga tiga shift, yakni pagi, siang, dan sore.

Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya waktu belajar dan efektivitas proses pendidikan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version