Kembali ke Almamater, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis Beri Motivasi pada 71 Lulusan SDK Hosana

wawali TK hosana
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis dalam momen pelepasan siswa kelas VI SDK Hosana Kupang Tahun Ajaran 2025/2026 di Oriental Restaurant, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Prokopim Kota Kupang)
  • Bagikan

Kelapa Lima, KupangTIMES.ID – Momen pelepasan siswa kelas VI SDK Hosana Kupang Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung penuh makna. Selain menandai kelulusan 71 siswa angkatan ke-20, acara tersebut juga menjadi ajang reuni istimewa bagi Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., yang merupakan alumni sekolah tersebut.

Dalam acara Syukuran Kelulusan dan Pelepasan Siswa Kelas VI SDK Hosana Kupang yang digelar di Oriental Restaurant, Sabtu (13/6/2026), Serena hadir bukan hanya sebagai pejabat daerah, tetapi juga sebagai sosok yang pernah menempuh pendidikan sejak playgroup hingga sekolah dasar di SDK Hosana.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Majelis Jemaat GMIT Agape Kupang Paul Dima, Pdt. Devi M., S.Th., pengurus Yayasan Misi Agape Kupang, Kepala SDK Hosana Kupang Deky Fanggidae, para guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, serta seluruh siswa kelas VI. Wakil Wali Kota juga didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, dan para pengawas sekolah.

Serena Francis Kenang Masa Kecil di SDK Hosana

Dalam sambutannya, Serena mengenang masa-masa pendidikannya di SDK Hosana yang menurutnya telah menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, nilai kehidupan, serta semangat belajar yang terus dipegang hingga saat ini.

Baca Juga:
Pergub Jam Belajar Diluncurkan, Gubernur NTT Batasi Penggunaan Gawai Anak

Menurutnya, kelulusan sekolah dasar bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak penting bagi anak-anak untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan penuh keberanian dan kepercayaan diri.

Ia juga memberikan apresiasi atas pencapaian SDK Hosana yang kini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar sekolah berprestasi di Kota Kupang.

Baca Juga:
Refleksi 64 Tahun Undana, Rektor Jefri Bale Soroti Semangat Melayani dan Kebersamaan

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Pendidikan yang sesungguhnya bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana membentuk pribadi yang percaya diri, berkarakter baik, menghargai sesama, serta berani mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Serena.

Orang Tua Diminta Dukung Talenta Anak

Dalam kesempatan tersebut, Serena memberikan perhatian khusus terhadap peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, setiap anak memiliki bakat dan jalan keberhasilan yang berbeda sehingga tidak seharusnya dibandingkan satu sama lain. Tantangan pendidikan saat ini, kata dia, bukan hanya mencetak anak yang unggul secara akademik, tetapi juga membantu mereka menemukan potensi terbaiknya.

“Kita harus percaya bahwa setiap anak memiliki talenta yang Tuhan berikan. Tugas kita adalah membantu mereka menemukan jalan terbaiknya dan memberikan dukungan agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal,” katanya.

Kepada para lulusan, Serena berpesan agar menjadikan kelulusan sekolah dasar sebagai awal perjalanan panjang untuk terus belajar, bertumbuh, dan berani mewujudkan mimpi besar.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program dan kemitraan yang dapat mengembangkan prestasi anak-anak di bidang akademik, olahraga, seni, maupun bidang lainnya.

Angkatan ke-20 dengan Jumlah Lulusan Terbanyak

Sementara itu, Kepala SDK Hosana Kupang, Deky Fanggidae, mengungkapkan bahwa angkatan tahun ini memiliki catatan sejarah tersendiri.

Selain menjadi angkatan ke-20, sebanyak 71 siswa yang terdiri dari 33 laki-laki dan 38 perempuan merupakan jumlah lulusan terbanyak sepanjang sejarah sekolah.

Menurut Deky, para siswa tersebut memulai pendidikan dasar pada tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19 yang penuh keterbatasan. Namun, berbagai tantangan yang mereka hadapi justru membentuk daya juang dan kemampuan beradaptasi yang kuat.

“Anak-anak ini telah belajar satu hal penting bahwa kehidupan selalu berubah, tetapi mereka yang mau belajar dan beradaptasi akan mampu bertahan dan bertumbuh,” ujarnya.

Baca Juga:
Rayakan Hardiknas di Fatukoa, Wawali Serena Tekankan Pendidikan Inklusif dan Berbasis Budaya

Ia juga mengumumkan bahwa seluruh siswa kelas VI SDK Hosana Tahun Ajaran 2025/2026 berhasil lulus 100 persen.

Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, para guru, orang tua, gereja, Yayasan Misi Agape Kupang, serta seluruh pihak yang selama ini mendukung proses pendidikan di SDK Hosana Kupang. (*/kt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version