Ia menambahkan, perpaduan ilmu dan seni akan melahirkan insan akademik yang utuh, kreatif, dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pater Stefanus berharap seluruh peserta menjadikan PISMA sebagai ruang belajar dan kompetisi sehat untuk terus berpikir besar, berinovasi, dan berkarya.
Opening Ceremony PISMA X UNWIRA Kupang berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan dan antusiasme mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya akademik sekaligus mendorong lahirnya generasi muda kreatif di Nusa Tenggara Timur. (*/kt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
