“Pembangunan Kota Kupang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah menghadirkan kebijakan, masyarakat menyampaikan kebutuhan dan pengalaman, sementara perguruan tinggi menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, serta sumber daya manusia. Kolaborasi inilah yang akan menghasilkan pembangunan yang lebih berdampak,” ujarnya.
Hasil Riset Diharapkan jadi Dasar Penyusunan Kebijakan
Wakil Wali Kota menegaskan Pemerintah Kota Kupang terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dengan kalangan akademisi.
Ia berharap para dosen dan mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah melalui hasil penelitian dan kajian ilmiah yang dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi dalam penyusunan kebijakan daerah.
Menurutnya, hasil pengabdian berbasis data lapangan sangat dibutuhkan untuk memperkuat kualitas kebijakan pemerintah.
Karena itu, Serena meminta seluruh perangkat daerah, para asisten Sekretaris Daerah, camat, hingga lurah memberikan dukungan penuh kepada seluruh tim PKM selama pelaksanaan kegiatan di lapangan, termasuk dalam penyediaan data maupun pendampingan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
