DPRD NTT Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat

rekomendasi LKPJ
Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, didampingi Wakil Ketua I Fernando Soares dan Wakil Ketua III Kristien Samiyati Pati menyerahkan rekomendasi kepada Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dalam Rapat Paripurna ke-74 Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026 di Kantor DPRD Provinsi NTT, Senin (4/5/2026). (Foto: Dok. Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

Selain itu, angka kemiskinan turun dari 19,02 persen menjadi 17,50 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun dari 3,80 persen menjadi 3,10 persen. Kendati demikian, DPRD mengingatkan bahwa kualitas pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, serta ketahanan ekonomi keluarga harus terus diperkuat.

“Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran harus diikuti dengan peningkatan kualitas pekerjaan dan kemampuan ekonomi masyarakat,” lanjut Astria.

Baca Juga:
Ade Manafe Pimpin Perindo Kota Kupang, Bidik Kursi DPRD Lebih Banyak

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti kenaikan Gini Rasio dari 0,315 menjadi 0,322 yang mengindikasikan meningkatnya ketimpangan distribusi pendapatan di tengah pertumbuhan ekonomi.

“Ketimpangan pendapatan perlu menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh sebagian kelompok,” ujarnya.

Untuk meningkatkan dampak pembangunan, DPRD mendorong penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi serta percepatan penanganan stunting. Selain itu, hilirisasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat.

Pendekatan pembangunan berbasis data juga menjadi sorotan utama guna memastikan program pemerintah tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version