iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

NTT Jajaki Investasi Polandia, Bidik Pabrik Pakan dan Industri Pengolahan Ikan

Avatar photo
investor polandia
Konsul Kehormatan KBRI Warsawa dan pengusaha asal Polandia, Miroslav Wawroski, di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (13/9/2026). (Foto: Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

“Kita akan siapkan business plan. Dengan begitu, yang kita tawarkan kepada investor bukan sekadar potensi, tetapi peluang bisnis yang terukur,” jelasnya.

Gubernur menegaskan, penjajakan investasi dengan Polandia tidak boleh berhenti pada tahap pertemuan atau pembahasan awal.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Setiap peluang harus diterjemahkan ke dalam rencana bisnis yang konkret, realistis dan dapat dikembangkan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi NTT, kata Melki, siap memberikan dukungan dan fasilitasi bagi calon investor yang berminat mengembangkan usaha di NTT.

“Kita ingin memastikan bahwa investor yang datang mendapatkan kepastian, sementara masyarakat NTT mendapatkan manfaat melalui lapangan kerja, peningkatan produksi, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Gubernur.

Investasi Didorong Berbasis Hilirisasi

Penjajakan kerja sama dengan Polandia tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi NTT dalam mengubah potensi sumber daya daerah menjadi kekuatan ekonomi baru.

Sektor kelautan dan perikanan diarahkan tidak hanya pada produksi bahan mentah, tetapi juga pengolahan. Begitu pula sektor peternakan yang didorong berkembang melalui industri pakan dan rantai produksi yang lebih terintegrasi.

Potensi bambu, kayu jati, pertanian, perkebunan, pariwisata serta energi baru terbarukan juga menjadi bagian dari peluang yang tengah dipetakan.

Baca Juga:
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp67 Triliun, BGN: Hanya Operasional Kantor Pusat yang Dikepras

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *