iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

GMKI Kupang Soroti Kelangkaan BBM dan Harga LPG Melonjak di NTT, Desak Pertamina Bertindak

Avatar photo
demo pertamina
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kupang bersama sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) mendatangi kantor PT Pertamina Patra Niaga pada 22 Mei 2026. (Foto: Ist)
  • Bagikan

“UMKM makanan dan kuliner kecil menjadi kelompok yang paling terpukul. Pengeluaran mereka membengkak hanya untuk membeli gas. Bahkan rumah tangga kelas menengah ke bawah juga ikut terdampak,” ujarnya.

Ia menyebut banyak keluarga akhirnya terpaksa mengurangi kebutuhan hidup lainnya demi memastikan kebutuhan dapur tetap terpenuhi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Perumda Pasar Kupang Kaji Ulang Operasi 3 Pasar, Nasib 86 Pedagang Pasar Alak jadi Sorotan

Pertamina Ungkap Penyebab Mahalnya LPG di NTT

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa tingginya harga LPG di lapangan dipengaruhi besarnya biaya distribusi di wilayah NTT yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Selain itu, Pertamina juga menyoroti adanya praktik penjualan kembali oleh pihak ketiga yang membeli LPG dari agen resmi lalu menjualnya dengan harga jauh lebih tinggi.

Pertamina menegaskan bahwa margin penjualan LPG sebenarnya tidak boleh melebihi Rp10 ribu per tabung. Ketentuan itu telah diperkuat melalui surat edaran kepada agen resmi maupun para pengecer LPG di Kota Kupang.

Pertamina Bangun Fasilitas SBPE di NTT

Untuk memperkuat distribusi dan menjaga ketersediaan stok, Pertamina wilayah NTT mengungkapkan saat ini tengah membangun fasilitas SBPE (Stasiun Bulk Pengisian Elpiji).

Fasilitas tersebut nantinya akan menjadi pusat penyaluran dan pengisian ulang LPG bagi agen resmi di wilayah NTT.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *