Topik : 

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,22% di Tengah Rekor Terlemah Rupiah Sepanjang Masa

Reporter : Dedy Editor: Redaksi
ihsg
  • Bagikan

Namun, sentimen positif dari dalam negeri datang dari rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait kinerja perdagangan. Neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 kembali mencatatkan surplus sebesar US$3,32 miliar, melonjak signifikan dibandingkan surplus bulan Februari yang sebesar US$1,27 miliar.

Surplus ini ditopang oleh nilai ekspor yang mencapai US$22,53 miliar (naik 3,10% YoY) dan impor sebesar US$19,21 miliar (tumbuh 1,51% YoY). Catatan impresif ini sekaligus menandai surplus neraca perdagangan Indonesia selama 70 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Baca Juga:
Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas Rp67 Triliun, BGN: Hanya Operasional Kantor Pusat yang Dikepras

Tiga Saham Penopang dan Tekanan Saham GOTO

Penguatan IHSG hari ini utamanya ditopang oleh aksi beli pada tiga saham berkapitalisasi pasar besar (big caps). Tiga saham yang menjadi pendorong utama indeks adalah:

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Menyumbang kenaikan 8,35 poin.
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Menyumbang kenaikan 7,84 poin.
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Menyumbang kenaikan 5,16 poin.

Di sisi lain, langkah IHSG untuk menguat lebih tinggi tertahan oleh koreksi tajam saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saham emiten ojek online ini anjlok 5,56% ke level Rp51 per saham.

Baca Juga:
GMKI Kupang Soroti Kelangkaan BBM dan Harga LPG Melonjak di NTT, Desak Pertamina Bertindak

Pelemahan GOTO terjadi seiring langkah Presiden Prabowo Subianto yang resmi meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Regulasi ini mengatur poin penting terkait pembagian pendapatan antara pihak aplikator dan pengemudi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version