Pada malam hari, acara dimeriahkan dengan hiburan seni budaya, musik, dan pertunjukan lainnya.
Menurut Serena, kegiatan seperti ini menjadi ruang strategis untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas, sekaligus memperluas pasar produk lokal.
Ia juga menyinggung keberhasilan program SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang sejak diluncurkan pada 2025 telah melibatkan ratusan UMKM dengan perputaran ekonomi mencapai miliaran rupiah.
“Kawasan Taman Nostalgia kini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan ruang publik yang hidup. Ini bukti bahwa ketika ruang dibuka dan kolaborasi dijaga, UMKM bisa tumbuh luar biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut SABOAK telah menjadi ikon baru Kota Kupang dan berharap semangat serupa dapat diperluas melalui PEKEN JASINDO.
Selain mendorong ekonomi, kegiatan ini juga mengusung konsep ramah lingkungan melalui inisiatif pasar tanpa plastik. Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk lokal, menjaga kebersamaan, dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan Kota Kupang.
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, kami menyampaikan terima kasih kepada Jasindo atas dukungan nyata bagi UMKM, pendidikan, dan kesehatan,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
