Perumda Pasar Kupang Kaji Ulang Operasi 3 Pasar, Nasib 86 Pedagang Pasar Alak jadi Sorotan

dir pasar
Direktur Perumda Pasar Kota Kupang, Ganda Raymond Tadjo Tallo
  • Bagikan

Perumda Pasar Kota Kupang juga berencana melibatkan akademisi untuk menyusun konsep pengembangan pasar berdasarkan kajian ekonomi pembangunan dan tata ruang kota.

Pasar Alak Dinilai Belum Menyentuh Potensi Sebenarnya

Ganda menjelaskan, sejak dirinya dilantik pada Januari 2026, ia langsung meninjau kondisi Pasar Alak. Saat itu, aktivitas pasar disebut sudah mengalami penurunan drastis.

Baca Juga:
IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Investor Waspadai Harga Minyak Dunia dan Kebijakan Tarif AS

Dari total pedagang yang ada, hanya tersisa lima orang yang masih bertahan berjualan di dalam gedung pasar.

Padahal secara lokasi, Pasar Alak dinilai strategis karena berada di pusat Kecamatan Alak yang memiliki jumlah penduduk cukup padat.

Selain itu, kawasan Alak juga berpotensi menjadi titik transit keluar masuk barang dari dalam maupun luar Kota Kupang.

Namun, menurutnya, lokasi pasar yang berada di area luar serta minim akses penghubung menuju kawasan perumahan membuat daya beli masyarakat menjadi rendah.

“Menuju pasar rakyat itu masih sangat kurang karena wilayah Alak merupakan daerah produsen hortikultura. Jadi tantangannya berbeda,” jelasnya.

Pasar Bimoku dan Alak Diproyeksikan jadi Pasar Transit

Secara internal, Perumda Pasar melihat Pasar Bimoku dan Pasar Alak lebih cocok dikembangkan sebagai pasar transit atau terminal distribusi barang dan ternak.

Baca Juga:
Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version