iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.394,20 per Dolar AS, Tekanan Global Masih Membayangi

Avatar photo
Reporter : Dedy Editor: Redaksi
rupiah-hari-ini
  • Bagikan

JAKARTA – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah hari ini masih berlanjut pada sesi perdagangan hari ini, Senin (4/5/2026). Berdasarkan data pasar spot terbaru, mata uang Garuda bergerak melemah dan kini bertengger di posisi Rp17.394,20 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan bahwa rupiah masih tertahan dalam tren koreksi akibat sentimen global yang kuat, memicu kekhawatiran para pelaku pasar terhadap stabilitas nilai tukar dalam jangka pendek.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Tertibkan Penjualan Minyak Tanah Subsidi, Pemkot Kupang Lindungi Hak Warga dari Lonjakan Harga

Tekanan Eksternal dan Sentimen Safe Haven

Pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.394,20 per dolar AS didorong oleh tingginya ketidakpastian ekonomi di tingkat global. Dolar AS terus mendapatkan angin segar dari statusnya sebagai aset aman (safe haven), yang menarik minat investor untuk memindahkan dana mereka keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets).

Selain faktor global, pelaku pasar domestik juga tengah mencermati berbagai rilis data ekonomi nasional yang akan keluar sepanjang pekan ini untuk melihat arah kebijakan moneter lebih lanjut.

“Pergerakan rupiah hari ini sangat dipengaruhi oleh dinamika arus modal keluar. Namun, intervensi Bank Indonesia di pasar valas diharapkan mampu meredam fluktuasi agar tidak bergerak terlalu liar,” ungkap seorang pengamat pasar keuangan di Jakarta.

Kurs Referensi JISDOR dan Perbankan

Bank Indonesia (BI) terus melakukan pemantauan ketat di pasar untuk memastikan likuiditas valas tetap terjaga. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terbaru, nilai tukar rupiah berada di kisaran yang sejalan dengan pasar spot.

Sementara itu, sejumlah perbankan nasional mematok kurs jual dolar AS di atas Rp17.450 per dolar AS, dengan kurs beli berada di kisaran Rp17.310 per dolar AS.

Dampak Bagi Sektor Riil

Level psikologis baru ini mulai diwaspadai oleh para pelaku usaha, terutama yang bergerak di bidang manufaktur dan perdagangan internasional yang mengandalkan bahan baku impor.

Baca Juga:
Gubernur NTT Buka Dialog May Day 2026, Dorong Sinergi Pekerja dan Pengusaha

Meski demikian, para eksportir komoditas berpeluang memanfaatkan momentum pelemahan rupiah ini untuk memaksimalkan pendapatan dalam bentuk dolar. Pemerintah dan otoritas moneter mengimbau para pelaku pasar untuk tetap tenang dan tidak melakukan spekulasi berlebihan di tengah fluktuasi yang terjadi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *