Topik : 

Rupiah Tembus Rp 17.300 per Dollar AS: Ketahanan Fiskal dan APBN Kini Terancam?

Reporter : Dedy Editor: Redaksi
rupiah
rupiah
  • Bagikan

| Komponen | Asumsi APBN 2026 | Realisasi April 2026 |
| :— | :— | :— |
| Harga Minyak | 70 dollar AS / barel | > 90 dollar AS / barel |
| Kurs Rupiah | Rp 16.500 / dollar AS | Rp 17.200 – Rp 17.300 |

Ketidaksesuaian yang lebar ini diprediksi akan memperlebar defisit anggaran. Pasalnya, kenaikan harga minyak menambah beban subsidi energi, sedangkan pelemahan rupiah membengkakkan biaya impor dan pembayaran utang luar negeri.

“Ini mengindikasikan fiskal kita mengalami permasalahan. Dampaknya apa? Terhadap defisit anggaran,” tegas Ibrahim.

Pemerintah kini dituntut untuk menjaga disiplin fiskal agar defisit tidak melampaui batas aman 3 persen. Jika angka ini terlampaui, kredibilitas pengelolaan keuangan negara di mata investor global bisa terancam, yang pada akhirnya dapat memicu pelemahan rupiah lebih dalam lagi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version