Menurutnya, Adira Expo bukan sekadar tempat berlangsungnya transaksi ekonomi, tetapi menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas masyarakat dengan peluang pasar dan akses pembiayaan.
“Expo ini mempertemukan mimpi dengan kenyataan, kreativitas dengan pasar, serta kerja keras dengan apresiasi,” katanya.
Kolaborasi jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, dan masyarakat sebagai pelaku ekonomi.
Menurutnya, pemerintah bertugas menciptakan iklim usaha yang kondusif, dunia usaha membuka akses pembiayaan dan peluang pasar, sementara masyarakat menghadirkan inovasi dan kreativitas.
“Jika ketiganya berjalan bersama, maka daya beli masyarakat akan meningkat dan ekonomi daerah tumbuh semakin kuat,” jelasnya.
Ia juga mengutip filosofi “Coming together is beginning, staying together is progress, working together is success” sebagai semangat membangun kemitraan yang berkelanjutan.
UMKM Diminta Adaptif Hadapi Era Digital
Menutup sambutannya, Christian Widodo mengingatkan bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, karakter, budaya gotong royong, dan penguatan sektor UMKM.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










