Wali Kota Kupang Promosikan Budaya Rote di Rakernas APEKSI 2026, Ti’ilangga Curi Perhatian Nasional

walkot kupang
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memanfaatkan panggung nasional Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kota Kupang melalui penampilan etnis Rote dalam Karnaval Budaya Nusantara, Kamis (4/7/2026) malam. (Foto: Prokopim Kota Kupang)
  • Bagikan

Untuk pertama kalinya, seluruh etnis yang hidup di Kota Kupang dilibatkan dalam satu panggung budaya.

“Karnaval budaya pada HUT Kota Kupang menjadi bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa sehingga kami berkomitmen menjadikannya agenda tahunan sebagai ruang promosi budaya sekaligus mempererat persatuan seluruh warga Kota Kupang,” jelasnya.

Baca Juga:
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Kupang: Keberagaman adalah Kekuatan, bukan Penghalang

Rakernas APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis

Keikutsertaan Kota Kupang dalam Karnaval Budaya Nusantara menjadi bagian dari rangkaian Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang berlangsung di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.”

Selain menjadi forum memperkuat kerja sama antarpemerintah kota, Rakernas juga menjadi ajang promosi investasi, UMKM, dan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:
Senator Hilda Manafe Ajak Mahasiswa Unstar jadi Penjaga NKRI di Beranda Terdepan Indonesia

Pada penutupan kegiatan, Rakernas XVIII APEKSI menghasilkan 10 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada Presiden. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, percepatan pembangunan infrastruktur, transformasi digital pemerintahan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembangunan kota yang berkelanjutan.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, mengatakan rekomendasi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap Program Strategis Nasional sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version