Pria di Amarasi Bobol Rumah Pastori saat Ibadah, Emas Pendeta Rp70 Juta Raib

pencuri di amarasi
Polisi mengamankan pelaku (duduk). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Kapolsek Amarasi, Iptu Basilio Pereira bersama anggota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dalam proses penyelidikan, aparat kepolisian turut dibantu jemaat gereja, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pemerintah desa dari Kotabes dan Tunbaun.

Baca Juga:
Seret Balmon Kupang dan 3 Perusahaan, PN Oelamasi Gelar Sidang Lokasi Sengketa Tanah 174 Hektare di Kuanheun

Kurang dari 1×24 jam, polisi akhirnya berhasil mengungkap pelaku dan menangkapnya pada Senin (11/5/2026).

ASRN diamankan di tempat persembunyiannya di rumah YN di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat.

Baca Juga:
ASN dan Teknisi jadi Korban Penganiayaan di Kota Kupang, Satu Orang Alami Luka Berat akibat Tikaman

Kapolsek Amarasi, Iptu Basilio Pereira mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan korban.

“Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari para saksi, kami langsung menuju tempat persembunyian pelaku,” ujar Iptu Basilio.

Pelaku diketahui juga merupakan anggota jemaat di gereja tersebut. Saat ditangkap, ia pasrah dan tidak melakukan perlawanan.

Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Amarasi untuk proses hukum lebih lanjut.

Pendeta Sampaikan Terima Kasih kepada Polisi dan Jemaat

Usai kebaktian Kenaikan Tuhan Yesus pada Kamis (14/5/2026), Pendeta Madriaos Marlina Lau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang membantu mengungkap kasus tersebut.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version