Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk membangun pengetahuan dan kesiapsiagaan anak-anak dalam menghadapi bencana.
“Pendidikan mitigasi bencana harus dimulai sejak dini. Kalau sudah diajarkan di sekolah, anak-anak akan terbiasa mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” pungkasnya.
Pengalaman gempa Flores menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya mengandalkan teknologi. Sistem peringatan dini perlu didukung penyebaran informasi yang cepat serta pemahaman masyarakat mengenai langkah penyelamatan diri. (*/kt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







