Kondisi ini menjadi perhatian karena keberlanjutan program literasi membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai.
Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Kota Kupang dapat memberikan perhatian melalui dukungan anggaran daerah agar festival tersebut tetap dapat dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap adanya perhatian dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memberikan dukungan anggaran agar kegiatan ini bisa terus dilanjutkan,” katanya.
Franky berharap Festival Literasi Kota Kupang dapat terus menjadi agenda berkelanjutan dalam mempromosikan perpustakaan, memperkuat budaya membaca, serta meningkatkan kualitas literasi masyarakat.
Dengan demikian, semangat menjadikan Kota Kupang sebagai kota literasi tidak hanya terlihat selama festival berlangsung, tetapi juga tumbuh menjadi gerakan bersama yang mengakar dalam kehidupan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (*/kt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










