Sementara itu, rata-rata nilai Bahasa Indonesia SMP di Kota Kupang mencapai 60,46, sedikit di bawah rata-rata nasional sebesar 60,83, namun jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi yang hanya mencapai 47,78.
“Hasil ini menunjukkan bahwa Kota Kupang memang berada di atas rata-rata provinsi, tetapi masih perlu kerja keras untuk mencapai bahkan melampaui rata-rata nasional,” jelas Okto.
Sejumlah Siswa Raih Nilai Sempurna
Di tengah tantangan tersebut, sejumlah siswa berhasil meraih nilai sempurna 100 pada TKA 2026, baik di tingkat SD maupun SMP.
Menurut Okto, capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa Kota Kupang memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan melalui proses pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan sesuai dengan tuntutan asesmen nasional.
Ketidaksinkronan Pembelajaran dan Soal HOTS
Dinas Pendidikan Kota Kupang menemukan dua faktor utama yang memengaruhi rendahnya capaian literasi dan numerasi.
Pertama, metode pembelajaran di sekolah masih banyak berfokus pada kemampuan dasar atau level berpikir C1 hingga C3, seperti menghafal dan memahami. Sementara soal TKA lebih menitikberatkan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS), yakni level C4 hingga C6 yang menuntut kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










