Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat penjajakan kerja sama investasi dengan Polandia. Sejumlah sektor strategis daerah ditawarkan kepada calon investor, mulai dari kelautan dan perikanan, peternakan, pariwisata, pertanian, perkebunan, kehutanan hingga energi baru terbarukan (EBT).
Penjajakan investasi tersebut dibahas dalam pertemuan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi NTT bersama Konsul Kehormatan KBRI Warsawa dan pengusaha asal Polandia, Miroslav Wawroski, di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (13/9/2026).
Pertemuan dipimpin langsung Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Pemerintah Provinsi NTT ingin memastikan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah tidak hanya menjadi komoditas mentah, tetapi mampu menghasilkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Gubernur Melki mengatakan, kekayaan sumber daya alam NTT harus dikemas menjadi peluang investasi yang konkret dan memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
“NTT memiliki sumber daya alam yang besar, tetapi kekayaan itu harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, kita dorong hilirisasi, mulai dari perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, kehutanan, bambu, sampai pariwisata,” ujarnya.
Polandia Melirik Potensi Investasi NTT
Dalam pertemuan tersebut, Miroslav Wawroski menilai NTT memiliki potensi investasi yang besar, namun peluang tersebut harus didukung data yang kuat dan perencanaan yang matang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
