Tanpa Kipas (Fanless): Beroperasi tanpa suara berkat efisiensi tinggi.
Chip A19 Pro: Menggunakan arsitektur terbaru yang menawarkan performa mulus di macOS.
Konsumsi Daya Rendah: Efisiensi khas Apple Silicon yang tidak tertandingi oleh prosesor tradisional.
Pukulan Telak bagi Ekosistem Windows dan Chromebook
Masuknya Apple ke segmen harga USD 299–399 akan menjadi mimpi buruk bagi produsen seperti Dell, HP, Lenovo, dan Asus. Selama ini, pasar entry-level didominasi oleh laptop murah berbasis Windows dan Chromebook yang sering kali mengorbankan performa demi harga.
Mac Neo berpotensi membalikkan keadaan. Dengan dukungan software jangka panjang dan integrasi ekosistem Apple yang kuat, perangkat ini akan menjadi magnet bagi pelajar dan pengguna kasual. Microsoft pun dipaksa untuk mempercepat pengembangan Windows berbasis ARM jika tidak ingin kehilangan relevansi di pasar komputer murah.
Target Utama: Sektor Pendidikan
Sektor pendidikan diprediksi akan menjadi medan tempur utama. Selama ini, sekolah-sekolah mengandalkan Chromebook karena faktor anggaran. Namun, Mac Neo seharga USD 299 menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki pesaingnya: akses ke aplikasi profesional seperti Final Cut Pro dan Logic Pro.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
