Gen Z Mulai Tinggalkan Chat Instan, Aplikasi Merpati Digital Justru jadi Tren

aplikasi roost
Aplikasi Roost
  • Bagikan

Jakarta, KupangTIMES.ID – Di tengah budaya komunikasi yang serba cepat, Generasi Z justru menghadirkan tren tak biasa. Sebagian anak muda mulai meninggalkan kenyamanan aplikasi pesan instan dan memilih platform yang sengaja memperlambat pengiriman pesan.

Alih-alih pesan langsung diterima dalam hitungan detik, aplikasi seperti Carrier Pidge dan Roost menghadirkan pengalaman berkirim pesan layaknya menggunakan burung merpati pos.

Tren tersebut menjadi fenomena menarik karena muncul di tengah dominasi aplikasi komunikasi instan seperti iMessage di Amerika Serikat dan WhatsApp di berbagai negara.

Dilansir Yahoo Tech, dikutip Jumat (4/9/2026), konsep tersebut menawarkan sesuatu yang justru berlawanan dengan prinsip komunikasi digital selama ini: semakin lambat, semakin menarik.

Pesan Dikirim Menggunakan Merpati Virtual

Cara kerja aplikasi tersebut sengaja dibuat tidak biasa. Ketika pengguna mengirim pesan, seekor merpati virtual akan membawa pesan tersebut menuju penerima.

Merpati digital itu bergerak dengan kecepatan rata-rata sekitar 177 kilometer per jam. Untuk pengiriman jarak dekat, pesan dapat tiba hanya dalam hitungan detik.

Baca Juga:
Apple Siapkan Desktop Mac Neo Seharga 5jt? Ancaman Nyata bagi Dominasi PC Windows

Namun, untuk pesan yang dikirim ke lokasi antarbenua, penerima harus menunggu jauh lebih lama, bahkan hingga berjam-jam.

Baca Juga:
Bocoran iPhone 18 Pro Max: Pakai Chip 2nm dan Baterai Raksasa, Harga Disebut Tak Naik?

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version