iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Komunitas Pedagang Ayam Kupang Kurbankan 14 Sapi dan 8 Kambing di Idul Adha 2026

Avatar photo
kondang
Komunitas Pedagang Ayam Kupang (Kondang) memotong hewan kurban dalam rangka Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026). (Foto: Rocky/KupangTimes.ID)
  • Bagikan

Kota Lama, KupangTimes.ID – Komunitas Pedagang Ayam Kupang (Kondang) kembali memberikan warna dalam perayaan Idul Adha 2026.

Sebagai salah satu peguyuban yang cukup dikenal masyarakat Kota Kupang, Kondang mengurbankan puluhan hewan kurban untuk dibagikan kepada warga.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pantauan di dapur Kondang yang berada di Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Rabu (27/5/2026), puluhan anggota terlihat sibuk memotong hingga mengemas daging kurban sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Ketua Kondang, Cholis, menjelaskan bahwa peguyuban tersebut telah menjadi bagian dari masyarakat Kota maupun Kabupaten Kupang. Selain itu, Kondang juga dikenal sebagai komunitas yang bergerak dalam roda bisnis ternak ayam untuk pemasaran di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, kegiatan kurban setiap tahun menjadi bagian dari rutinitas ibadah sekaligus momentum mempererat kebersamaan dan tali silaturahmi antarumat.

“Melalui Idul Adha ini kita melihat bahwa kebersamaan dan silaturahmi terus terjaga. Semoga paguyuban ini terus memiliki peran baik di Kota Kupang,” ujar Cholis.

Pada Idul Adha tahun ini, Kondang mengurbankan sebanyak 14 ekor sapi dan 8 ekor kambing yang berasal dari hasil swadaya internal komunitas.

Daging kurban tersebut kemudian diantar langsung oleh anggota Kondang kepada sanak saudara, kerabat, hingga warga di lingkungan tempat tinggal mereka. Tercatat sebanyak 750 keluarga menerima bantuan daging kurban dari komunitas tersebut.

Cholis berharap, momentum Idul Adha 2026 dapat menjadi motivasi baru bagi seluruh anggota Kondang untuk terus aktif dalam kegiatan sosial maupun kehidupan bermasyarakat.

Ia menyebut, mayoritas anggota Kondang berasal dari Pulau Jawa, namun tetap berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Kupang.

“Paguyuban ini juga selalu terlibat dalam kegiatan kepedulian sosial seperti bantuan kepada korban bencana dan berbagai bantuan sosial lainnya,” pungkasnya. (kt1)

Baca Juga:
Wali Kota Kupang Ajak Warga Rawat Toleransi, Keberagaman Jadi Kekuatan Kota Kasih

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *