Ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak boleh dianggap sekadar seremoni atau formalitas administrasi, melainkan harus menjadi bekal pengetahuan untuk diterapkan dalam pembinaan atlet di daerah masing-masing.
“Sepulang dari pelatihan ini saya berharap saudara kembali melatih di daerah masing-masing, membangun klub, membina anak-anak muda, menciptakan disiplin latihan, dan menjadi motor penggerak voli di kabupaten/kota masing-masing,” pungkasnya. (kt1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






