iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Refleksi 64 Tahun Undana, Rektor Jefri Bale Soroti Semangat Melayani dan Kebersamaan

Avatar photo
jalan sehat undana
Jalan sehat dan aksi pungut sampah dalam rangka Dies Natalis ke-64 Undana, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Humas Undana)
  • Bagikan

Menurutnya, perbedaan pandangan di lingkungan kampus merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama membangun institusi.

“Banyak harapan masyarakat NTT yang dititipkan kepada Undana. Kita harus terus menjadi institusi yang berdampak. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengedepankan semangat kebersamaan untuk melayani mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Ingin Lanjut S2 atau S3? Pascasarjana IAKN Kupang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

Pernyataan tersebut mendapat perhatian karena disampaikan di tengah momentum refleksi hampir enam bulan kepemimpinannya sebagai Rektor Undana.

Pesan Tentang Kegagalan yang Menginspirasi

Tidak hanya berbicara soal lingkungan dan kebersamaan, Prof. Jefri Bale juga menyampaikan pesan yang menyentuh tentang pentingnya berdamai dengan kegagalan.

Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari perjalanan yang harus diterima setiap individu maupun institusi untuk terus berkembang.

“Kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses pembelajaran yang membuat institusi dan pribadi kita semakin kuat serta dewasa,” tuturnya.

Pesan tersebut mendapat respons positif karena dinilai relevan bagi mahasiswa maupun civitas akademika dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan kehidupan.

Bangun Kampus Bersih dan SDM Unggul

Melalui aksi pungut sampah ini, Undana berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan sehat yang berkelanjutan di lingkungan kampus.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *