Dalam rancangan perubahan APBD 2026, belanja daerah diusulkan meningkat sekitar Rp23,154 miliar atau 1,73 persen, menjadi sekitar Rp1,364 triliun.
Sementara itu, belanja modal meningkat sekitar Rp17,630 miliar atau 13,32 persen.
Salah satu peningkatan terbesar terdapat pada belanja jalan, jaringan dan irigasi yang mencapai sekitar Rp90,222 miliar.
Anggaran tersebut meningkat sekitar Rp15,566 miliar atau 20,85 persen dibandingkan alokasi sebelumnya.
Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas
Peningkatan belanja juga diarahkan untuk memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan.
Dalam rancangan perubahan APBD 2026, alokasi untuk pendidikan dan kebudayaan mencapai sekitar Rp441,188 miliar.
Sementara sektor kesehatan mendapat alokasi sekitar Rp170,652 miliar.
Christian mengatakan perubahan APBD harus mampu menjaga efektivitas pembangunan sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan secara optimal.
“Alokasi anggaran dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 diarahkan untuk menjaga efektivitas program pembangunan, mengoptimalkan pelayanan publik serta memastikan program pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan secara efektif, transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Realisasi Pendapatan Capai Rp766,091 Miliar
Hingga 4 September 2026, realisasi pendapatan daerah Kota Kupang tercatat sekitar Rp766,091 miliar atau 59,56 persen dari target APBD murni sebesar Rp1,286 triliun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










