Menyadari korban diduga telah meninggal dunia, Nur segera memberitahukan penghuni kos lainnya dan meminta Tasia (36) menghubungi Dina Sophia (57), selaku penanggung jawab kos.
Korban Punya Riwayat Sakit Lambung dan Batu Empedu
Menurut keterangan Nur, korban selama ini sering mengeluhkan sakit lambung. Bahkan sekitar 14 Mei 2026 lalu, Nur sempat mengantar korban berobat ke RS Siloam Kupang.
Korban juga pernah menjalani rawat inap di RS Kartini Kupang pada 16 Mei 2026 akibat keluhan batu empedu sebelum akhirnya dirujuk ke RS Leona Kupang untuk menjalani operasi.
Setelah operasi, korban kembali ke kamar kos pada 25 Mei 2026 malam sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia dua hari kemudian.
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Pihak Polsek Kota Lama yang dipimpin Kapolsek Kota Lama AKP Zainal Arifin Abdurahman langsung mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi dengan keluarga korban.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang guna menjalani visum luar.
Hasil pemeriksaan dokter Kindi E.M. Manik menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka lain pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana.
“Dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda kekerasan maupun luka lain yang menyebabkan korban meninggal dunia,” demikian hasil pemeriksaan medis.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










