Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki potensi besar di berbagai sektor yang dapat menjadi ruang belajar sekaligus pengabdian bagi mahasiswa, mulai dari pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan hingga lingkungan hidup.
“Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ilmu yang dimiliki untuk membantu masyarakat serta menjadi mitra strategis pembangunan di desa-desa tempat mereka mengabdi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta KKN untuk menjaga etika, menghormati budaya lokal, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama menjalankan program.
“Saya ingin mahasiswa benar-benar melaksanakan pengabdian. Tinggalkan jejak yang baik di masyarakat. Disiplin dan kejujuran adalah modal penting untuk masa depan,” tambahnya.
Sebanyak 150 Mahasiswa Ditempatkan di 18 Lokasi
Sementara itu, Rektor UPG 1945 NTT, Uly Jonathan Riwu Kaho, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin dalam pelaksanaan program KKN tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, para mahasiswa telah mendapatkan pembekalan terkait kondisi sosial, ekonomi, budaya, serta tantangan pembangunan yang ada di Kabupaten Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










