iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengobatan Gratis GMIT Kota Baru Diserbu Warga, Wawali: Akses Kesehatan Harus Mudah untuk Semua

Avatar photo
pengobatan gratis GMIT
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis membuka kegiatan pengobatan gratis yang digelar di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5/2026). (Foto: Prokopim Setda Kota Kupang)
  • Bagikan

Kelapa Lima, KupangTimes.ID – Kegiatan pengobatan gratis yang digelar di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Kota Baru, Jumat (1/5/2026), disambut antusias warga. Bakti sosial kesehatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap akses layanan kesehatan masyarakat Kota Kupang.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., hasil kolaborasi antara Majelis Jemaat GMIT Kota Baru dan Rumah Sakit Mamami Kupang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa pengobatan gratis seperti ini sangat penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan apresiasi kepada GMIT Kota Baru dan RS Mamami. Kegiatan ini bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:
Sekda Kota Kupang Lepas Kontingen MTQ XXXI NTT, 23 Peserta Siap Berlaga di Nagekeo

Ia menambahkan, kemudahan akses layanan kesehatan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kegiatan pengobatan gratis menjadi langkah konkret dalam mendukung visi Kota Kupang sebagai “Kota Kasih”.

“Ketika masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan dengan mudah, maka kesejahteraan akan ikut meningkat. Ini adalah fondasi penting bagi masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Kegiatan ini melibatkan tim medis lengkap dari RS Mamami, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga tenaga kesehatan lainnya. Warga yang hadir mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan tanpa dipungut biaya.

Serena juga sempat mengenang pengalamannya saat pernah dirawat di RS Mamami, yang menurutnya memiliki pelayanan yang baik dan hingga kini tetap menjadi salah satu rumah sakit pilihan masyarakat Kupang.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Kota Baru, Pdt. Febi M. B. Messakh-Frans, S.Th., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari panggilan gereja untuk hadir dan melayani masyarakat secara nyata.

“Melalui pengobatan gratis ini, kami ingin menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Gereja harus hadir bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam tindakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diawali dengan Senam Jantung Sehat bersama Yayasan Jantung Indonesia NTT, sekaligus peluncuran Klub Jantung Sehat GMIT Kota Baru sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat.

Menurutnya, kesehatan masih menjadi kebutuhan dasar yang belum sepenuhnya mudah diakses oleh semua kalangan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan RS Mamami menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Wabup Kupang Hadiri Simulasi Kampung Siaga Bencana di Takari, Perkuat Kesiapsiagaan Warga

Kegiatan pengobatan gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk menghadirkan lebih banyak gerakan sosial di tengah masyarakat.

“Semakin banyak aksi nyata seperti ini, maka semakin cepat terwujud Kota Kupang yang sehat, peduli, dan penuh harapan,” pungkasnya. (*/kt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *