Kerusakan tersebut tersebar di sejumlah wilayah terdampak gempa Flores dan masih dalam proses pendataan serta verifikasi oleh pemerintah bersama instansi terkait.
BNPB juga mencatat sebanyak 1.915 fasilitas umum mengalami kerusakan.
Fasilitas yang terdampak meliputi sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan, serta berbagai infrastruktur lainnya yang menunjang aktivitas masyarakat.
Data Korban dan Kerusakan Masih Terus Diperbarui
Suharyanto menegaskan seluruh data korban dan kerusakan yang disampaikan BNPB masih bersifat sementara.
Proses pendataan dilakukan secara berjenjang dari tingkat paling bawah hingga nasional. Data tersebut dikumpulkan mulai dari kampung, rukun tetangga, desa, kecamatan, kabupaten, hingga tingkat nasional.
“Tentu saja ini data sementara, seiring berjalannya waktu, data ini akan semakin lengkap. Data dikumpulkan secara berjenjang bottom-up, dari mulai tingkat yang paling kecil, kampung, rukun tetangga, naik lagi ke atas sampai tingkat desa, camat, bupati, dan di tingkat nasional, baik oleh BPS maupun oleh BNPB,” ujarnya.
Pendataan tersebut diperlukan untuk memastikan penanganan korban dan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kondisi terbaru di lapangan.
6.409 Gempa Susulan Terjadi
Di sisi lain, aktivitas kegempaan di Flores masih terus berlangsung hingga hari kedelapan setelah gempa utama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






