Ia mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kesehatan, kekompakan, dan kesiapan mental selama mengikuti seluruh rangkaian Pesparawi Nasional.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh disiplin dan karakter yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti kompetisi.
Jalani Lebih dari 60 Kali Latihan
Serena juga memberikan apresiasi kepada para pelatih, official, serta LPPD Kota Kupang yang telah bekerja keras mempersiapkan tim menuju ajang nasional tersebut.
“Di balik keberangkatan ini ada proses panjang yang tidak sederhana. Ada latihan yang konsisten, pengorbanan waktu, tenaga, dan komitmen yang luar biasa. Semua itu adalah modal penting untuk meraih hasil terbaik,” katanya.
Persiapan yang dilakukan kontingen terbilang sangat matang. Sejak Mei 2026, tim Musik Pop Gerejawi Kota Kupang telah menjalani lebih dari 60 sesi latihan intensif.
Tak hanya berlatih di ruang latihan, para peserta juga melakukan sejumlah uji panggung di berbagai gereja dan ruang publik guna mematangkan penampilan sebelum tampil di Pesparawi Nasional XIV.
Pesparawi jadi Wadah Pembinaan Iman dan Karakter
Menurut Serena, Pesparawi tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni suara gerejawi, tetapi juga sarana pembinaan iman, penguatan karakter, serta mempererat persaudaraan umat Kristiani dari seluruh Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










