Kapospol Soliu, Aipda Johanis Garets Lerrik, menambahkan bahwa korban mulai bertingkah tidak wajar setelah pulang dari tempat tugasnya di Amfoang Tengah, hingga pihak keluarga terpaksa meminta bantuan aparat kepolisian untuk mengamankan korban sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
Alarm Waspada: Enam Warga Amfoang Barat Laut Turut Digigit
Meninggalnya Wempi Kebo memperpanjang daftar hitam ancaman penyebaran virus rabies di wilayah tersebut. Di lokasi terpisah namun masih dalam satu kecamatan, Camat Amfoang Barat Laut, Imran Kusuma, melaporkan adanya lonjakan kasus gigitan anjing yang diduga kuat terinfeksi rabies.
“Informasi terakhir, korban gigitan anjing bertambah menjadi enam orang,” jelas Imran.
Tim dari kecamatan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas kini dikerahkan ke Puskesmas Soliu untuk melakukan pendataan detail dan pelacakan (tracing) di lapangan.
Identitas Korban dan Kondisi Terkini
Dari total korban gigitan yang terdata, lima di antaranya teridentifikasi saat sedang beraktivitas di dalam rumah mereka masing-masing di Desa Oelfatu. Kelima korban tersebut adalah:
Paman Saleh
Jack Sae
Win Fomeni
Petrus Buknoni (Guru SMA Negeri 1 Amfoang Barat Laut)
Deli Banu (Guru SD)
Beruntung, kelima warga yang mayoritas digigit di bagian kaki ini langsung mendapatkan penanganan medis cepat dari pihak puskesmas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






