iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Penganiayaan Pacar oleh WNA Timor Leste Masuk Tahap Penuntutan, Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan

Avatar photo
tersangka aniaya pacar
Penyidik Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kupang Tengah menyerahkan tersangka beserta barang bukti (Tahap II) dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan seorang warga negara asing (WNA) asal Timor Leste kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Selasa (28/7/2026). (Foto: Ist)
  • Bagikan

Di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, tersangka beserta barang bukti diterima oleh Jaksa Penuntut Umum, Naufal Alam Mulia, dari bidang Pidana Umum.

Kapolsek Kupang Tengah menyatakan pelaksanaan Tahap II merupakan bentuk komitmen Polri dalam menuntaskan proses penegakan hukum secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Pria di Amarasi Bobol Rumah Pastori saat Ibadah, Emas Pendeta Rp70 Juta Raib

Dengan pelimpahan tersebut, proses hukum terhadap tersangka kini memasuki tahap penuntutan sebelum disidangkan di pengadilan.

Aniaya Pacar Menggunakan Parang

Kasus ini bermula dari dugaan penganiayaan yang terjadi di Perumahan Puri Rahayu Noelbaki, RT 36/RW 13, Dusun Kuanoa, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Korban saat itu sedang memotong daging kurban untuk dimasak ketika pelaku yang merupakan kekasarnya datang dalam kondisi mabuk minuman keras jenis moke.

Pelaku meminta uang kepada korban untuk membeli pulsa. Korban memberikan uang sebesar Rp50 ribu, namun pelaku menganggap jumlah tersebut tidak mencukupi dan kembali meminta tambahan uang.

Permintaan itu tidak dipenuhi korban sehingga memicu pertengkaran di antara keduanya yang diketahui tinggal serumah meski belum terikat dalam pernikahan yang sah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *