iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemuda Mabuk Ngamuk di Depan RSU Leona, Polisi Bergerak Cepat setelah Warga Lapor 110

Avatar photo
mabuk miras
Polisi mengamankan para pemuda yang ribut-ribut di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Leona, Kota Kupang, pada Kamis (27/8/2026) subuh. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Oebobo, KupangTIMES.ID – Warga Kota Kupang melaporkan aksi seorang pemuda yang mengamuk di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Leona, Kota Kupang, pada Kamis (27/8/2026) subuh.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti personel Piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Kupang Kota melalui layanan kepolisian 110.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pemuda tersebut dilaporkan membuat keributan di depan rumah sakit. Ia diduga berada dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

Menerima laporan masyarakat, Pamapta I SPKT Polresta Kupang Kota segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Setibanya di lokasi, polisi langsung mengamankan pemuda tersebut guna mencegah keributan meluas serta mengantisipasi kemungkinan tindakan yang dapat membahayakan dirinya maupun orang lain.

Pemuda itu kemudian dibawa ke Mapolresta Kupang Kota untuk diamankan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:
Seret Balmon Kupang dan 3 Perusahaan, PN Oelamasi Gelar Sidang Lokasi Sengketa Tanah 174 Hektare di Kuanheun

Kapolresta Apresiasi Respons Cepat Anggota

Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas mengapresiasi personel yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah merespons laporan masyarakat dengan cepat. Kehadiran dan respons cepat anggota di lapangan sangat penting untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Nelson.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *