iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kronologi PPPK di Kupang Meninggal Dunia Akibat Rabies

Avatar photo
Reporter : Dedy Editor: Redaksi
ilustrasi_rabies
  • Bagikan

Gigitan Kedua: Terjadi di bagian bokong kiri oleh anjing peliharaannya sendiri pada 14 Mei 2026. Peristiwa nahas ini terjadi di rumahnya sendiri saat Wempi sedang menggendong sang anak.

Fatal! Korban Tolak Cuci Luka dan Enggan Divaksin

Satu kesalahan fatal yang membuat virus rabies dengan cepat menyerang sistem saraf korban adalah tidak adanya penanganan pertama pasca-gigitan. Luka bekas gigitan anjing tersebut sama sekali tidak dicuci menggunakan air mengalir dan deterjen—sebuah protokol wajib untuk melumpuhkan virus rabies di permukaan kulit.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Sikap Korban: Wempi cenderung tertutup dan enggan melaporkan kondisinya kepada petugas kesehatan. Bahkan, anjuran dari kakak kandungnya untuk segera mendapatkan Vaksin Antirabies (VAR) ditolak mentah-mentah oleh korban karena merasa tidak ada keluhan awal.

Kondisi Memburuk Sebelum Tiba di Puskesmas

Ana Nenabu menjelaskan, tim medis sempat kesulitan membujuk korban. Pada kunjungan pertama, Wempi menolak dievakuasi ke puskesmas. Memasuki Sabtu (23/5/2026), kondisi kesadarannya mulai menurun drastis.

Petugas medis bersama pihak kecamatan dan desa harus melakukan edukasi ekstra demi meyakinkan pihak keluarga yang sempat berat hati dan bimbang untuk mengizinkan korban dirawat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *