“Sekitar pukul 17.00 WITA baru dibawa ke puskesmas dengan kondisinya yang sudah sangat buruk. Saat tiba sekitar pukul 17.40 WITA, pasien meninggal dunia bahkan sebelum kami sempat memberikan infus karena masih dalam proses pemeriksaan awal,” beber Ana.
Gejala Klinis yang Dialami Korban
Camat Amfoang Barat Laut, Imran Kusuma, mengonfirmasi laporan dari petugas medis Fatumonas bahwa sejak Rabu (20/5/2026), Wempi sudah menunjukkan gejala khas rabies berupa demam tinggi, hidrofobia (takut air), serta takut terhadap paparan cahaya (photophobia).
Sementara itu, saat tim Puskesmas Soliu tiba di rumahnya, korban terpantau sudah mulai mengigau, berbicara sendiri, dan mengalami kelumpuhan pada kakinya akibat rasa sakit yang luar biasa, meskipun masih sempat merespons sisa-sisa pertanyaan dari petugas medis.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






