iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Bupati Yosef Lede Turun Langsung Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa di Nagekeo

Avatar photo
bantuan pemkab Kupang
Pemkab Kupang menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Nagekeo. (Foto: Prokopim Kabupaten Kupang)
  • Bagikan

Mbay, KupangTIMES.ID – Pemerintah Kabupaten Kupang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung ke wilayah terdampak.

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Kupang Yosef Lede kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo pada Sabtu (29/8/2026). Setelah penyerahan di posko, rombongan kemudian melanjutkan distribusi bantuan secara langsung kepada warga terdampak di RT 07, Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Yosef Lede didampingi Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, jajaran pimpinan perangkat daerah, serta unsur DPRD Kabupaten Kupang.

Pemkab Kupang Bawa Bantuan Rp1 Miliar dan 1,6 Ton Beras

Bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Kupang terdiri atas dana sebesar Rp1 miliar.

Baca Juga:
Pemkot Kupang Gandeng PLN, Hasil Pengolahan Sampah TPST Alak Disiapkan jadi Bahan Bakar PLTU Bolok

Selain dana, Pemkab Kupang juga membawa sekitar 1,6 ton beras serta berbagai kebutuhan pokok dan sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa.

Penyerahan dilakukan langsung di lokasi terdampak dan disaksikan oleh jajaran pimpinan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Bantuan tersebut kemudian tidak berhenti pada seremoni penyerahan. Rombongan Pemkab Kupang turut mendistribusikannya secara langsung kepada masyarakat terdampak di wilayah Kelurahan Nangaroro.

Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Yosef Lede: Bencana jadi Panggilan untuk Saling Membantu

Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kabupaten Kupang terhadap warga Nagekeo yang sedang menghadapi dampak gempa bumi.

Menurutnya, bencana tidak mengenal batas wilayah administrasi. Karena itu, penanganannya juga membutuhkan kepedulian dan dukungan bersama dari berbagai daerah.

Baca Juga:
Senator Hilda Manafe Ajak Mahasiswa Unstar jadi Penjaga NKRI di Beranda Terdepan Indonesia

Kehadiran Pemkab Kupang di Nagekeo menjadi gambaran kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat NTT.

Semangat gotong royong antardaerah diharapkan dapat membantu warga terdampak melewati masa-masa sulit sekaligus mempercepat proses pemulihan setelah bencana.

Warga Nangaroro Sambut Bantuan dengan Haru

Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Kupang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kelurahan Nangaroro.

Bagi warga yang masih berjuang menghadapi dampak gempa, bantuan tersebut bukan hanya soal beras, sembako maupun dukungan dana. Kehadiran langsung pemerintah daerah juga menjadi pesan bahwa mereka tidak menghadapi bencana seorang diri.

Salah satu perwakilan masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Kupang dan masyarakat yang ikut memberikan dukungan.

“Terima kasih Pak Bupati dan seluruh jajaran serta masyarakat Kabupaten Kupang atas kepeduliannya bagi kami yang terkena bencana gempa bumi. Di saat kami sedang berduka, kehadiran dan bantuan ini menjadi harapan baru bagi kami untuk bangkit kembali,” ungkapnya.

Pesan tersebut menggambarkan betapa pentingnya dukungan sosial dan solidaritas ketika masyarakat sedang berada dalam situasi darurat.

Solidaritas Antardaerah untuk Bangkitkan Nagekeo

Penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kupang menjadi salah satu bentuk solidaritas antardaerah dalam merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Flores.

Penerimaan bantuan oleh Bupati Nagekeo, Wakil Bupati Nagekeo, dan Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo semakin memperkuat pesan bahwa pemerintah daerah di NTT dapat saling menopang ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Pemkab Kupang juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak serta membuka kemungkinan memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

Bagi masyarakat NTT, semangat tersebut menjadi bagian dari kekuatan bersama untuk melewati masa pemulihan.

Di tengah bencana, solidaritas tidak lagi sekadar menjadi pesan. Ia hadir dalam bentuk bantuan, kunjungan, dan uluran tangan dari satu daerah kepada daerah lainnya. (*/kt1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *