Sebagai sesama warga NTT, Kota Kupang juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak gempa.
“Solidaritas itu penting. Kalau daerah lain bisa membantu, masa kita yang bersaudara dalam satu daerah sendiri tidak membantu,” tegasnya.
Menurut Christian, semangat gotong royong antardaerah menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana. Kepedulian kemanusiaan, kata dia, tidak seharusnya dibatasi oleh batas administratif.
Langkah Pemkot Kupang tersebut juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., yang berkunjung ke Kota Kupang pada Kamis (20/8/2026).
Pemkot Kupang Siapkan BTT Rp500 Juta
Selain mengandalkan donasi sukarela dari ASN, Pemkot Kupang juga menyiapkan bantuan melalui mekanisme anggaran pemerintah daerah.
Christian mengungkapkan, Pemkot Kupang mengusulkan pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp500 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa Flores.
Bantuan tersebut tidak akan disalurkan dalam bentuk uang tunai. Anggaran akan dikonversi menjadi berbagai kebutuhan barang berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
“Dari BTT itu kita rencana bantu Rp500 juta. Uang itu nanti dibelanjakan, misalkan mereka butuh apa, dari pagu itu dikonversi ke barang,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










