iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Vonis 15 Tahun Kasus Tian Bokol Berujung Ricuh, Tujuh Terdakwa Ajukan Banding

Avatar photo
rumah rusak
Rumah salah satu saksi dirusak keluarga terdakwa. (Foto: Ist)
  • Bagikan

Massa yang tergabung dalam Aliansi Pencari Keadilan, BEM Nusantara, Ikmar NTT, serta kerabat tujuh terdakwa berkumpul di kediaman Deni A. Ndolu di Jalan Nusantara, tepatnya sekitar perempatan TPU Liliba, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Massa kemudian bergerak menuju PN Kupang menggunakan mobil pikap dan sepeda motor. Mereka membawa pengeras suara serta berbagai poster dan langsung menggelar aksi di depan kantor pengadilan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
ASN dan Teknisi jadi Korban Penganiayaan di Kota Kupang, Satu Orang Alami Luka Berat akibat Tikaman

Dalam aksinya, massa meminta proses hukum terhadap tujuh terdakwa berjalan secara adil dan objektif.

Mereka juga menuntut agar hukuman terhadap para terdakwa mempertimbangkan peran masing-masing.

Selain itu, massa meminta majelis hakim berfokus pada pembuktian materiil yang sah serta meminta JPU menghadirkan seluruh saksi yang tercantum dalam berkas perkara ke persidangan.

Terdakwa Rusak Fasilitas Ruang Sidang

Kericuhan terjadi setelah majelis hakim selesai membacakan putusan dan mengetukkan palu dengan vonis 15 tahun penjara untuk masing-masing terdakwa.

Tujuh terdakwa kemudian disebut melakukan tindakan pengrusakan di dalam ruang persidangan.

Sejumlah kursi dibanting, sementara monitor atau layar televisi ditendang hingga mengalami kerusakan.

Polisi langsung mengamankan ketujuh terdakwa untuk mencegah kericuhan meluas dan menjaga keamanan ruang persidangan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangTimes.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *